Pantai Raja Kecik

Pantai Raja Kecik, Muntai 1

Lebaran kemaren ada beberapa orang teman yang mengajak saya jalan-jalan ke Pulau Rupat. Biasanya, ketika ada yang mengajak seperti itu, saya langsung menjawab singkat, padat dan jelas.

Ayuuk…

Tapi kali ini, saya langsung menolaknya dengan halus. Bahkan, ketika abang sepupu saya yang menikah dengan penduduk asli Pulau Rupat jalan kerumah dan mengajak saya jalan-jalan ke Pulau Rupat pun saya hanya menjawab dengan kalimat “Ado tu nanti”.

Sebenarnya sih bukan masalah ragu atau apa. Cuma memang ada sedikit pertimbangan. Kalau dulu, saat mau jalan-jalan, tinggal jalan-jalan. Tak perlu mikir lama-lama.

Tapi kali ini beda.

Pertama, sekarang musim pandemi. Semua orang ikut-ikutan latah membahas Corona. Lah, kita kapan membahas masa depan bersama?

Ehe :-D

Sekarang memang musim Corona. Kalau tidak terlalu penting memang di anjurkan untuk di rumah saja. Semua itu di lakukan demi memutus rantai penyebaran virus Covid 19. Jadi, mengikuti arahan pemerintah adalah cara yang paling tepat.

Kedua, di Pulau Rupat yang paling terkenal di kunjungi banyak orang adalah pantainya. Dan saya sudah mengunjungi hampir semua pantai terkenal yang ada di Pulau Rupat. Mulai dari Pantai Ujung Pasir, Pantai Ketapang, Pantai Tanjung Lapin sampai Pantai Tanjung Medang (Rupat Utara). Jadi, kalau saya pergi lagi pun palingan hanya mengunjungi pantai-pantai tersebut. Nggak ada “sesuatu” yang baru. Mungkin akan ada sedikit perubahan. Sebab setelah bertahun-tahun, pasti ada yang namanya pembangunan.

Ketiga, saya sekarang lagi menerapkan hidup minimalis. Kalau jalan-jalan ke Pulau Rupat pakai motor, untuk transportasi dan lain-lainnya, paling tidak habis 200 atau 300 ribu. Biasanya kalau saya pergi kesana, paling tidak saya membawa uang 500 ribu. Berhubung sekarang saya lagi menerapkan hidup minimalis, pengeluaran sebanyak itu tanpa tujuan yang penting dan jelas, tentu saya fikir-fikir lagi. Mending uang segitu saya tabung. Ada impian-impian baik kecil maupun besar yang tengah saya usahakan agar secepatnya bisa terwujud. Salah satunya adalah….. Iya, berburu ubur-ubur bersama Spongebob dan Patrick. Hahaha

***

Saya bukan orang yang anti jalan-jalan. Sebab hobi saya memang jalan-jalan. Apalagi jalan-jalan ke tempat yang belum pernah saya kunjungi. Seperti yang saya lakukan sore tadi bersama Jol, jalan-jalan ke Pantai Raja Kecik.

Sebenarnya saya sudah lama tahu Pantai Raja Kecik ini. Di Facebook saya sering melihat orang-orang foto di Pantai ini. Bisa di bilang, Pantai Raja Kecik ini yang sekarang paling viral bagi Warga Bengkalis.

Biasanya ketika ada tempat-tempat baru yang ingin di kunjungi, saya selalu mengajak Jol dan Azan. Tapi tadi malam Azan bilang tak bisa ikut sebab dia ada kerja. Jadi yang bisa pergi cuma saya dan Jol.

Setelah tidur siang, saya lihat Jol tak ada chat. Bahkan akun Facebook nya terakhir online sekitar 4 jam yang lalu. Saya fikir tidak jadi pergi sebab saat itu hujan turun rintik-rintik. Sesekali di selingi suara petir.

Menunggu adzan ashar berkumandang, saya iseng-iseng buka Domino. Baru spin 10 kali, Jol langsung chat :

“Mano?”

“Umah”

“Jadi pergi?”

“Hari hujan”

“Tak lebat dw. Kalau hujan tengah jalan, nanti kito berhenti tepi jalan”

“…”

Langsung saja saya bilang lewat pesan suara “Nanti datang umah lepas Ashar”

***

Setelah Sholat Ashar, saya lihat ke depan rumah, Jol masih belum sampai. Saya tunggu sambil bersiap-siap. Tapi sampai jam 16.00 lewat, Jol juga belum kelihatan batang hidungnya. Jangan-jangan Jol nyasar atau di culik tante-tante. Hahaha

Saat saya mau mengambil jam tangan dalam kamar, tiba-tiba Arif teriak dari luar rumah : “Bang Jol dah nunggu depan rumah”.

Lak eh…

***

Tidak butuh waktu lama untuk kami berdua sampai ke Pantai Raja Kecik. Selain jalannya 95% bagus, saya juga sudah tahu tempat pastinya dimana. Jadi tidak perlu tercari-cari lagi seperti ketika mengunjungi Pantai Budung satu tahun lalu.

View di pantai ini cukup bagus. Jembatannya cukup panjang. Walau tak sepanjang perjalanan cinta kita berdua. #Eeaaa

Kalau hari Sabtu atau Minggu, tempat ini selalu ramai. Ada yang datang jauh-jauh pakai mobil bersama keluarganya.

Berhubung sekarang musim pandemi Corona, bagi yang ingin ke pantai ini sangat di sarankan pakai masker. Nanti di suruh pulang sama petugas yang menjaga di pintu masuk

Pantai Raja Kecik ini dalam tahap pembangunan. Belum 100% siap. Masih banyak material yang berserakan disana-sini. Jadi, hati-hati. Bagi yang membawa anak kecil, sangat di sarankan untuk tidak bersikap lalai. Jangan sampai saat meniti jembatan, orang tuanya sibuk ber-selfie ria, anaknya hilang entah kemana.

Pantai Raja Kecik, Muntai 2

Pantai Raja Kecik, Muntai 3

Pantai Raja Kecik, Muntai 4

Pantai Raja Kecik, Muntai 5

Pantai Raja Kecik, Muntai 6

Terakhir, jalan-jalan itu penting walau tidak boleh terlalu sering. Jangan terlalu sibuk berkerja, nanti cepat kaya, nggak enak sama teman-teman. HAHAHA

0 Response to "Pantai Raja Kecik"

Posting Komentar

Jika ada pertanyaan, silahkan corat-coret di kotak komentar. Terima kasih!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel