Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lylia : Sang Penjaga

Saya punya seekor kucing betina yang saya beri nama Lylia Silvanna Putri. Saya rasa, Lylia ini adalah salah satu kucing dengan nama paling bagus di dunia. Saya sendiri memberinya nama demikian bukan tanpa alasan. Tapi ada cerita menarik di sebalik pemberian nama tersebut.

Lylia : Sang Penjaga

Jadi sekitar satu tahun yang lalu, kucing lucu ini datang entah dari mana. Saya waktu itu sedang main game Mobile Legends di kamar. Pintu kamar lupa saya tutup.

Saat sedang asyik-asyik nya nge-push turret menggunakan Moskov yang merupakan salah satu hero favorit saya di Mobile Legends, tiba-tiba ada seekor kucing kecil yang langsung nangkring di atas badan saya. Saya yang terkejut langsung kehilangan fokus. Ada jeda sekian detik yang berhasil di manfaatkan lawan untuk mencyduk saya dengan menggunakan kombinasi ulti Silvanna dan skill 1 Lylia. Hasilnya? Ya, Moskov saya auto modar lah.

Dari kejadian itulah saya memberi nama kucing kecil yang lebih mirip macan akar ini Lylia Silvanna Putri. Putri di belakang namanya merujuk ke jenis kelaminnya. Betina

Awal-awal datang kerumah ini dulu, Lylia ini sangat cengeng. Itu sebabnya saya sering memanggilnya Engeng. Nama panggilan yang benar-benar meresahkan 😂

Pasca kejadian saya mengalami kecelakaan beberapa waktu yang lalu (Baca : Geruh Tak Berbunyi, Malang Tak Berbau), hubungan saya dengan Lylia semakin akrab. Ada beberapa kebiasaan Lylia yang berhasil saya rekam dengan baik.

  • Pemburu Handal
Lylia ini termasuk salah satu kucing pemburu yang sangat handal. Pergi sebentar keluar rumah, pulang-pulang sudah bawa hasil buruannya. Kadang bawa katak, kadal bahkan pernah sekali bawa ular air.
 
Satu hari sekitar beberapa bulan yang lalu, Lylia keluar rumah untuk pergi berburu. Waktu itu saya sedang di kamar membuat tulisan untuk blog ini. Tiba-tiba saya mendengar ada kucing yang sedang mencakar-cakar pintu saya. Saya paham betul bahwa itu Lylia.

Setelah saya buka pintu, saya benar-benar terkejut. Lylia sedang duduk manis menunggu seekor ular air sebesar jari telunjuk. Ular tersebut sudah tidak memiliki kepala. Pasti sudah di makan Lylia untuk melumpuhkan ular tersebut.

Begitu saya keluar kamar, Lylia yang sedang duduk manis langsung bergerak menggeser-geserkan badannya ke kaki saya. Kebiasaan ini saya rekam sebagai bentuk laporan dari Lylia bahwa dia berhasil membawa hewan buruan. Sebab bukan sekali ini saya dia melakukan hal tersebut. Setiap dapat binatang hasil buruan, pasti dia langsung memberi tahu saya dengan cara yang demikian.

Saya langsung  mengambil ular tanpa kepala tersebut kemudian membuangnya. Sebab Lylia memang cuma makan sebagian saja. Dia tidak memakan semua bagian binatang tersebut.

Setelah membuang ular tersebut, saya langsung bilang sama Lylia untuk tidak makan ular air lagi. Sebab saya khawatir dia di patuk ular. Dia hanya menjilat-jilat kaki depannya dan mengusapkan ke mukanya. Itu pertanda dia paham dengan apa yang saya sampaikan.

Terbukti, sejak kejadian tersebut, saya tidak melihat dia membawa pulang ulang air lagi.
  • Tidak suka makan nasi
Tidak sama dengan kucing lainnya, Lylia ini tipikal kucing yang tidak suka makan nasi. Makanan favoritnya adalah ayam goreng dan usus KFC pinggir jalan yang harganya biasa Rp. 10.000/bungkus. Itu sebabnya setiap pulang kerja, kalau ada uang lebih saya selalu belikan Lylia usus KFC tersebut.

Kalau ada usus KFC tersebut, satu jam atau setengah jam sekali dia selalu masuk kamar saya. Minta makan. Biasanya sekali makan tersebut, dia sanggup menghabiskan 5 atau 6 potong usus KFC. Nanti setengah jam kemudian, baru dia minta lagi.

Walaupun Lylia tidak suka makan nasi, tapi badannya tetap berisi. Saya selalu memanggilnya LG. Bukan merk alat elektronik. Tapi singkatan dari Lylia Gemoy 😂
  • Paling hafal suara motor saya
Lylia ini kucing yang pintar. Dia paling hafal suara motor saya. Baik suara Jupiter MX lama mau V-Ixion Advance. Walaupun saat itu dia sedang tidur pulas, begitu mendengar suara motor saya dari jauh, dia langsung bangkit dan berlari menuju pintu. Kalau pintu terkunci, dia akan mengeong memanggil emak saya untuk di buka kan pintu.
  • Paling suka di mainkan perutnya
Lylia ini belum pernah punya anak. Tapi tidak tahu perut nya memiliki gelambir yang sangat lembut. Dan dia sangat suka kalau saya mainkkan perutnya yang menggelambir tersebut. Kadang di gigitnya jari saya sebagai petanda dia mengajak saya bergurau.
  • Paling marah kalau melihat kucing memanjat rumah
Lylia ini baru pandai memanjat setelah di ajarkan sama kucing si Arif, keponakan saya yang tinggal di sebelah rumah. Pernah saya marah sama Lylia ketika dia mengikuti kucing Arif memanjat dan makan ikan yang emak saya sembunyikan di bawah mangkuk sarang.

Sejak itu Lylia tidak berani lagi mencuri ikan. Bahkan, jika ada kucing asing yang memanjat di rumah ini, pasti langsung di terkam nya sampai jatuh.

Jadi kemaren itu ada kucing asing yang mau masuk kerumah saya lewat lobang, Lylia yang mendengarkan ada kucing yang sedang memanjat, langsung mengendap-ngendap. Setelah kepala kucing muncul, langsung di terkamnya sampai terjatuh. Bahkan di kejarnya supaya pergi jauh. Sejak itu tidak ada kucing lainnya yang berani masuk ke rumah ini dengan cara memanjat. Jika ketahuan Lylia, pasti langsung di burunya habis-habisan.
  • Paling suka tidur di atas perut saya
Jika saya main game atau pulang dari mana-mana dan langsung berbaring. Lylia pasti langsung naik ke perut saya. Minta di usapkan kepalanya. Setelah saya usap, dia pasti langsung nyaman dan ujung-ujungnya malah tertidur pulas.
  • Sang Penjaga
Saya ini tipikal orang yang tidak boleh terlalu penat terutama batin. Sebab, kalau hal itu terjadi, pas tidur malam saya pasti mengingau. Terjerit-jerit sehingga mengganggu penghuni rumah yang lain.

Kalau sudah demikian, Lylia tampil paling depan. Begitu merasa batin saya tertekan, Lylia akan bersembunyi di bawah kolong tempat tidur saya. Dia akan menjaga saya sepanjang malam.

Saya pernah membaca, kucing mampu menyerap energi negatif dari tubuh kita. Mungkin ini yang selalu dilakukan oleh Lylia.

Terbukti cara ini benar-benar ampuh. Setiap Lylia tidur di dekat saya. Penat bagaimana pun, saya tidak pernah mengigau ataupun mimpi buruk.
 
***
Semoga Lylia panjang umur dan selalu menemani saya sampai saya sukses dan menikah tentunya 🙌

Posting Komentar untuk "Lylia : Sang Penjaga"