Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hal-Hal Ngeselin Saat Main Game Mobile Legends

hal-hal ngeselin saat main game mobile legends

Saya termasuk orang yang telat bermain game Mobile Legends. Untung telatnya tidak terlalu lama. Kalau lebih dari 3 bulan, siapa yang mau tanggung jawab coba?

Lah…

Saya mulai main game Mobile Legends ini sekitar pertengahan tahun 2019 yang lalu. Kalau ditanya season berapa, saya lupa season berapa. Yang pasti sampai saat ini, akun Mobile Legends saya telah memiliki 86 Hero, 59 Emblem, 140 Skin, 14  Sacred Statue dan 6 MCL Award. Peringkat saat ini Legend III bintang 1. Peringkat tertinggi Mythic V. Dan belum  pernah sampai ke Mythical Glory.

#SEDIH

akun mobile legends al firous
akun saya. add ya!!!

Bagi yang belum tahu, Mobile Legends atau biasa di singkat ML adalah game  yang dikembangkan dan dirilis oleh Moonton developer pada tahun 2016 yang lalu. Game ini dapat dimainkan di platform mobile Android dan iOS. Sederhananya Game MOBA ini bisa di mainkan dimana saja. Baik di kamar tidur maupun di kamar mandi. Yang penting jangan main game ini di kamar mayat.

Game ini dimainkan sebanyak 10 orang yang terbagi menjadi 2 tim. Permainan dimulai dengan memilih hero bagi setiap pemain dari daftar hero yang tersedia. Hero yang tersedia adalah hero-hero yang telah dibeli oleh pemain dengan menggunakan Battle Point, Ticket maupun Diamond. Atau hero trial yang sedang “dipinjamkan” secara gratis kepada pemain oleh sistem.

Tujuan permainan ini adalah menghancurkan base lawan agar bisa memenangkan pertandingan. Terdapat 3 lane utama di dalam map yaitu Middle, Top dan Bottom lane. Masing-masing lane dijaga oleh Turret yang akan menyerang unit lawan secara otomatis. Jika turret di hancurkan akan membuat creep/minion lawan semakin kuat. Di luar jalur lane setiap tim, terdapat juga jungle yang berisi jungle creep yang kalau di kalahkan bisa memberikan gold kepada tim yang menghancurkan creep tersebut. Semakin banyak gold yang didapat, semakin cepat kamu bisa membeli item-item yang di butuhkan. Sehingga hero yang kamu gunakan semakin kuat. Semakin kuat hero yang kamu gunakan, semakin besar kemungkinan kamu memenangkan war saat bertemu tim lawan. Tapi itu hanya salah satu faktor pendukung. Selain kekompakan tim dan mekanik permainanmu tentunya.

***

Saya awalnya main game Mobile Legends ini hanya untuk bersenang-senang. Menghilangkan beban fikiran agar tidak stress. Tapi semakin lama saya bermain, semakin banyak saya temukan hal-hal ngeselin yang bisa membuat saya stress.  Beberapa di antaranya adalah : 

1. Lag

Main game Mobile Legends tanpa pernah mengalami lag sekalipun adalah sesuatu yang tidak akan pernah terjadi. Tidak akan pernah. Ibarat kata pepatah, Mobile Legends dan lag itu adalah dua hal yang tidak bisa di pisahkan. Kayak Upin sama Ipin, Mbah Dukun sama Kemenyan atau Aku sama Kamu. #Eeaaa

Setiap pemain Mobile Legends pasti pernah mengalami lag. Tanpa angin tanpa hujan, tiba-tiba saja hero yang kamu gunakan tidak bisa bergerak sama sekali. Johnson tiba-tiba mengalami kecelakaan saat berkendara, Ling tiba-tiba tersangkut diatas tembok atau Sun yang tiba-tiba berubah jadi monyet.

 Eh, bukannya Sun memang monyet ya?

Permasalahan lag ini adalah permasalahan klasik yang belum bisa di atasi oleh Moonton sepenuhnya. Kalaupun ada update, paling cuma ada sedikit peningkatan kualitas jaringan. Selebihnya masih dalam angan-angan.

Jika ada player yang mengeluh masalah jaringan di halaman Facebook Mobile Legends, banyak yang membalasnya dengan komentar miring. Mereka mengatakan HP Kentang lah, Tinggal di hutan lah atau Paket internet nya hampir habislah.

Sebenarnya masalah lag ini bukan di sebab kan oleh HP kentang, tinggal di hutan atau paket internet hampir habis, soalnya saya pakai HP Xiaomi Redmi Note 5 A Prime yang RAM nya 3 GB, tinggal di kampung yang lumayan padat penduduknya, dan paket internet Telkomsel 17 GB yang saya beli seharga Rp. 81.000; semuanya mendukung. Tapi kalau sudah lag, tetap saja lag.

Sinyal saya penuh kok. Jaringannya juga bagus. Buat main game lain, lancar-lancar saja. Bahkan, untuk download film-film yang di bintangi Kakek Sugiono, belum di tekan tombol download, film nya sudah ter-download dengan sendirinya.

Iya, saya menekan tombol downloadnya dengan bantuan suara hati. Hahaha

Kamu pasti pernah mengalami masalah seperti ini saat bermain game Mobile Legends : Saat di lobby sinyal hijau, saat turun ke Land of Down sinyal mulai kuning hijau, saat war sinyal berubah jadi merah. Yang anehnya lagi, saat kamu mati sinyalnya hijau kembali. Kan kamprettt.

Karena masalah lag saat main game Mobile Legends inilah yang membuat saya sering di laporkan sama teman 1 tim setelah permainan berakhir. Mereka melaporkan saya dengan alasan performa permainan tidak bagus atau melakukan AFK. Yang sialnya lagi, Moonton memverifikasi laporan pemain tersebut dan memberi saya hukuman dengan pengurangan kredit score. Mencari kredit skor itu susah. Sama susahnya dengan mendengar cewek bilang “Iya, memang aku yang salah”.

Terkadang Moonton mengurangi kredit skor pemain tidak tanggung-tanggung. Biasanya 12 kredit score di babat habis dalam sekali laporan AFK yang di verifikasi. Kredit skor kurang dari 90 tidak bisa bermain di Mode Ranked. Cuma bisa bermain di Mode Classic dan Brawl. Nyesek!!! 

2. Feed

Pernah dapat teman yang suka nge-feed ketika bermain? Pasti pernah dong. Bagaimana rasanya? Kesalkan? Hahaha

Saya juga pernah bahkan selalu mendapatkan teman yang suka nge-feed ketika bermain. Biasanya yang suka nge-feed itu hero-hero seperti Alucard atau Ling. Makanya saya selalu was-was kalau ada teman yang nge-pick kedua hero tersebut.

Bagaimana tidak was-was, saat bermain solo rank di tier epic ke bawah, jarang sekali bertemu publik yang jago menggunakan Alucard atau Ling. Apalagi yang tidak mau menunjukkan Winrate saat menggunakan hero tersebut. Hati pasti langsung curiga dan bertanya-tanya “Ini orang jago nggak ya main nya?”

Yang selalu saya temui itu publik  yang menggunakan Alucard atau Ling yang cara bermainnya membuat saya sering menarik nafas panjang karena kesal. Bagaimana tidak kesal coba, Alucard setiap keluar dari semak-semak langsung mati, belum lagi lompat sembarangan padahal musuh sudah siap-siap mencyduknya.

Belum lagi Ling yang tidak mendapat buff biru tapi memaksa untuk join war. Sudah begitu waktu masuknya tidak pas lagi. Musuh masih tebal-tebal darahnya, Ling tanpa buff biru masuk begitu saja. Bukan nya nge-kill tapi malah di kill sama musuh.

Bagaimana tidak mati konyol, Ling yang tidak mendapatkan sumber energi dari buff biru tidak akan bisa melarikan diri dengan naik ke atas tembok karena energinya habis. Ya, kalau memaksakan diri untuk join war tanpa perhitungan matang, sama saja dengan bunuh diri.

Kalau dapat teman yang nge-feed, tim akan rugi. Sebab saat dia mati, gold lawan akan bertambah drastis. Apalagi kalau yang nge-feed itu seorang hyper.

Semakin besar perbedaan gold, semakin susah kita memenangkan war berikutnya. Ibarat kata, lawan sudah bisa membeli senjata canggih dan kuat untuk war, kita yang kalah jumlah gold cuma bisa beli pistol abal-abal. Kalau war, silahkan nilai sendiri siapa yang akan di gebuk habis-habisan?

Kunci agar tidak nge-feed itu sederhana. Bermain aman biar tidak mati sia-sia. Kalau ketemu musuh dan kita tidak kuat melawannya, jangan memaksa kan diri. Mundur terlebih dahulu. Masuk ke Turret atau berkumpul bersama teman kita yang lain.

3. Toxic

Saya paling kesal kalau ketemu teman bermain yang suka berkata kasar atau jorok. Orang-orang seperti ini sering di juluki bocil. Entah benar-benar bocil karena umurnya masih belasan tahun atau orang dewasa secara umur tapi pemikirannya kayak bocil. Yang pasti, orang seperti ini hanya membuat teman-teman yang lain jadi terganggu dan kehilangan fokus.

Tidak jarang jika seorang pemain sudah mengeluarkan kata-kata kasar, teman-teman yang lain jadi ikut-ikutan terpancing. Ujung-ujungnya malah ribut sesama teman satu tim.

Terkadang kalau mendapati sesama teman satu tim saling bertengkar, saya berusaha untuk menengahi nya. Sebab kalau di biarkan, akan merugikan tim. Tapi tidak jarang saya mendapati pemain yang sudah toxic, ngeyel pula. Di nasehatin malah semakin menjadi-jadi. Di suruh fokus bermain malah ngajak by one segala.

Saya kadang suka senyum-senyum sendiri. Antara kesal dan menahan diri untuk tidak tertawa terbahak-bahak. Bagaimana tidak kesal coba, yang toxic tadi KDA nya 2-8-1, di nasehatin malah ngajak by one. Kalau skill nya setara RRQ. Lemon atau Jess No Limit sih tidak masalah. Tapi kalau KDA nya seperti itu, melayani nya by one hanya buang-buang waktu doang.

Kalau mendapati teman yang toxic, abaikan saja. Nanti juga bakalan berhenti sendiri. Jangan mudah terpancing. Fokus saja untuk farming atau melakukan apa saja yang membuat hero yang kamu gunakan semakin kuat.

Nanti setelah selesai permainan, report kan saja. Biark kredit skor nya di kurangi sama Moonton. Hitung-hitung untuk membuatnya kapok atau menghindar bertemu orang yang sama dalam pertandingan berikutnya.

4. Noob

Pernah dapat teman bermain yang baru beli hero kemudian langsung mencobanya di rank? Saya sering bertemu dengan teman yang seperti ini. Misalnya baru beli hero Fanny, langsung mencoba nya di rank. Hasilnya, dua kali sekejap mati. Noob habis. Hahaha

Hero yang baru kita beli, jangan langsung kita coba di rank. Belajar dulu cara menggunakan skill-skill nya di mode classic. Biar nggak jadi beban buat tim.

Setiap hero di Mobile Legends memiliki skill yang berbeda antara satu hero dengan hero yang lain. Terkadang sering kita jumpai hero-hero yang tingkat kesulitannya penggunaannya cukup tinggi. Misalnya Fanny, Gusion ataupun Kagura.

Hero-hero seperti ini harus di pelajari betul-betul terlebih dahulu. Harus sering-sering kita gunakan. Jangan setelah beli langsung kamu gunakan di mode rank. Habis kamu di bacotin teman-teman yang  lain karena Noob.

Biar nggak Noob saat bermain apalagi di mode rank itu gampang. Cukup lakukan 3 hal ini :

  • Rajin-rajin latihan di mode classic
  • Gunakan hero yang paling kamu kuasai
  • Main aman biar nggak mati sia-sia

Kalau kamu Noob karena nggak mau latihan atau memaksa memakai hero yang tidak kamu kuasai, itu akan merugi kan tim. Dan ujung-ujungnya teman tim kamu yang lain kesal kemudian mereport akun mu bareng-bareng.

5. Troll

Teman yang nge-troll ini biasanya berawal dari terbawa perasaan alias baper. Misalnya ketika draft pick, dia ingin memakai marksman tapi tidak kesampaian. Entah karena teman lain sudah nge-pick marksman duluan atau karena WR marksman yang ingin digunakannya kecil jadi tidak di UP sama teman yang lain.

Nah, karena keinginan nya tidak kesampaian. Mulai lah dia cari gara-gara. Entah itu berkata kasar yang bertujuan memancing keributan atau nge-troll di dalam permainan.

Senang saja melihat teman kita nge-troll atau tidak. Coba saja lihat cara dia bermain. Kalau dia sengaja mengambil last hit dari minion atau jungle creep yang biasanya di peruntukkan untuk seorang hyper, sengaja minta di kill sama musuh padahal dia bisa kabur atau pas kita war dia malah sembunyi. Sudah pasti dia sedang nge-troll.

Dapat teman yang suka nge-troll itu memang ngeselin. Hyper kita lambat jadi karena buff nya di ambil. Gold musuh semakin tinggi karena dia sering bunuh diri dan kekuatan tim kita saat war berkurang karena kekuatan tidak imbang. 4 vs 5. Sedangkan dia cuma melihat doang dari kejauhan. Bermain tapi nggak niat untuk main.

Kalau ketemu teman yang suka nge-troll, tinggal bilang baik-baik. Bahwa yang dia lakukan itu bisa merugikan tim. Kalau dia masih tetap ngeyel, tenang saja. Selesai permainan, report kan saja biar kredit skor nya berkurang. Selesai

***

Sebenarnya masih ada banyak hal-hal ngeselin yang saya temukan saat bermain Mobile Legends. Tapi karena tulisan ini sudah lumayan panjang, mungkin akan saya sambung dalam bentuk bagian kedua nantinya.

Punya hal-hal ngeselin saat bermain Mobile Legends? Tulis di kotak komentar, ya!

Posting Komentar untuk "Hal-Hal Ngeselin Saat Main Game Mobile Legends"